Sabtu, 30 Mei 2009

Salam Redaksi 003

Bismillahirrohmanirrohim,

“Asyhadu alla ilaha illallah wa. asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh"

Di zaman sekarang ini, dimana penindasan dan kerusakan di muka bumi ini merajalela. Islam mengalami kemunduran, kemaksiatan dianggap hal yang biasa. Kemerosotan moral dan kemajuan teknologu dianggap sebagai sebab kemunduran ini. Namun sebagai seorang muslim, tentu ini bukanlah hal yang harus kita keluhkan Kita harus bersikap optimis bahwa suatu saat kemenangan Islam akan terealisir.

” Mereka coba untuk memadam cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya Nya walaupun orang kafir tidak menyukai” (at Taubah: 32).

Jika kita kembali melihat perjalan perjuangan Rasulullah saw, dimana dalam setiap pertempuran dan peperangan Rasulullah saw selalu memberikan kabar gembira bagi kaum Muslim yaitu kemenangan.

Tanda – tanda kejayaan Islam pun mulai nampak. Negara – Negara adikuasa mulai mengalami kemunduran , Kebangkitan umat di setiap penjuru dunia, Kesadaran dan Kepercayaan Masyarakat Internasional mengenai Islam, dan sebagainya. Kaum Muslimin sebenarnya memiliki keunggulan yang tidak dimiliki umat yang lain. Terbukti dengan bertambahnya manusia yang menyadari akan kebenaran Islam dan ikut bergabung dalam barisan Islam.

“Ingatlah, ketika kamu masih sedikit, kemudian kamu telah menjadi banyak…”(Al A’araf: 86).

Selain itu juga, umat muslimin memiliki kakuatan dan keyakinan yang tidak terkalahkan oleh apapun, inilah yang kita sebut sebagai Manhaj Rabbani. Dan di tangan para pemudalah, kejayaan dan kemenangan Islam dipertaruhkan.Karena itulah peran tarbiyah sangat dibutuhkan untuk mendidik, membina dan mengarahkan para pemuda ini dalam memperjuangkan Islam. Dengan tarbiyah inilah diharapkan pemuda Islam dapat memerikan konstribusi terhadap dakwah Islam dan Jihad.

Dakwah bisa berarti juga hijrah, yaitu perubahan dari suatu kondisi tertentu menjadi suatu kondusi yang lebih kondusif dan lebih baik, karena itu hijrah dikatakan sebagai hijrah positif, konsisten dan progresif..

Untuk dapat memotivasi pemuda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

1. Tujuan hidup

Umumnya, pada masa muda inilah seseorang dapat dikatakan pada proes pencarian jati diri, tujuan, dan impiannya. Disini kita harus memberikan perhatian yang ekstra kepada generasi muda ini,, contohnya adalah dengan diadakannnya mentoring mentoring di sekolah dan kampus ( dakwah kampus ) dan tarbiyah

2. Kesadaran akan kewajiban sebagai seorang muslim

Seperti kita tahu bahwa kewajiban seorang muslim adalah semata mata hanyalah untuk Allah. Ibadah, akhlak, dakwah dan jihad dilakukan semata mata karena Allah. Sikap ikhlas dan Ridho dala setiap perbuatan dan ucapan yang kita keluarkan adalah demi kabaikan dan pembenaran atas Islam ini. Dari sinilah timbul ghirah atau semangat juang yang tinggi dalam penegakkan kalimatullah.

3. Aqidah yang bersih dan berakhlak mulia

Aqidah yang bersih adalah aqidah yang terjauh dari sifat sifat syirik dan musyrik, menyekutukan Allah dengan hal lainnya. Sedangkan akhlah mulia adalah sikap baik bersih dan tulus kita terhadap sesama.

4. Menjadikan Al Qu’an dan Sunnah sebagai landasan hidupnya

Merenungi ayat – ayat Allah menimbulkan semangat dalam ketaatan kepada Nya, sementara sunnahnya adalah suri tauladan dan contoh kita dalam mengaplikasikan ayat-ayat tersebut.

Kepada pemuda yang merindukan kemuliaan......
kepada pemuda yang berada dalam persimpangan jalan ........
kepada pemuda yang mewarisi darah suci penoreh sejarah ini.....
kepada pemuda yang kelelahan di jalan ini.......
kepadamu wahai pemuda kupersembahkan risalah ini.........

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً

“Wahai orang-orang yang beriman masuklah kalian kedalam agama Islam secara totalitas”.

(QS 2 : 208)

Sesungguhnya bagi seorang dai yang telah menerima hidayah Allah SWT, telah memilih kepenatan dan keletihan dan menceraikan leha-leha, santai dan main - main.


Walllahu’alam bishawwab
by: ama_syahiid@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar